ISLAM itu indah-----ISLAM itu sempurna dan ISLAM itu rahmatan lil 'alamin-----JANGAN Hanya menilai ISLAM dari pengikut / umatnya...!-----tapi Nilai lah ISLAM dari ajarannya...!-----Pelajarilah...!-----Jika Tidak Tahu Bertanyalah Pada Ahlinya-----maka anda akan mengetahui betapa menakjubkanya Islam bagi kehidupan manusia

(Ibnul Qoyyim rahimahullah[Ad-Daa' wa ad-Dawaa' 94])

“”

IMAM SYAFI'I MENUTURKAN :

Siapa yang tulus menjalin persaudaraan dengan sahabatnya maka ia akan menerima kesalahan-kesalahannya,, mengisi kekuranagnnya dan memaafkan ketregelincirannya".

RASULULLAH Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda :

"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia". (HR. Muslim)

RASULULLAH shlallahu 'alaihi wasalam bersabda :

"Seorang Muslim Adalah Bersaudara, Janganlah Mendzolimi, Merendahkan Dan Janganlah Mengejeknya. (HR. Muslim)

RASULULLAH shlallahu 'alaihi wasalam bersabda :

"Barangsiapa yang memudahkan orang yang sedang berada dalam kesulitan, maka Allah akan memudahkannya baik di dunia maupun di akherat". (HR. Muslim)

Imam Syafi'i pernah berkata :

"Aku berangan-angan agar orang-orang mempelajari ilmuku ini dan mereka tidak menisbahkan sedikitpun ilmuku kepadaku selamanya, lalu akupun diberi ganjaran karenanya dan mereka tidak memujiku" (Al-Bidaayah wa An-Nihaayah 10/276)

Ibnul Qayyim (Al Fawaid 1/147)

el kanzu

Minggu, 30 Agustus 2015

Introspeksi & istighfar

Tidak ada yang terlepas dari kesalahan dan dosa...
Manusia adalah tempat salah dan lupa...

Banyak diantara kita yang melewati hari dengan biasa...
Tanpa merasa bersalah atau berdosa...

Dosa kecil sudah menjadi biasa...
Karena sering dikerjakan dan menjadi terbiasa...

Hati pun mengeras bahkan mati tak dirasa...
Sehingga meremehkan istighfar kepada Allah ta'ala...

Sungguh beruntung orang yang mau mengakui dosa...
Sehingga ia rajin mengoreksi dirinya...

Setiap langkah ia berusaha mengamatinya...
Adakah salah dan dosa yang ada di dalamnya...

Bersyukurlah Allah memberikan karunianya...
Untuk selalu mengkoreksi diri dan memperbaikinya...

Sibuk melihat aib diri dari pada melihat saudaranya...
Berharap Allah menutupi, mengampuni dan menghapusnya...

أقرب الناس إلى محبة الله أكثرهم توبة واستغفاراً، لأنه لا يُكثر من الاستغفار إلا من عظّم الله وتيّقن من وقوفه بين يديه (إن الله يحب التوابين)

https://twitter.com/abdulaziztarefe/status/638173890536042499

Orang yang paling dekat kepada kecintaan (mahabbah) ALLAH adalah orang yang paling banyak bertaubat (kembali) dan meminta ampunan (istighfar). Oleh karena itu tidaklah memperbanyak istighfar kecuali orang yang mengagungkan Allah dan yakin akan keberadaan dirinya di tangan ALLAH. [Sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertaubat]. (copas dari WA akh Faris Syamlan [group al wath wal i'tidal])

(وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ

وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ)
Artinya :

dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.
Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. [Surat Hud 3]

lihat tafsir As sa'di :

{ وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ } عن ما صدر منكم من الذنوب { ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ } فيما تستقبلون من أعماركم، بالرجوع إليه، بالإنابة والرجوع عما يكرهه الله إلى ما يحبه ويرضاه. ثم ذكر ما يترتب على الاستغفار والتوبة فقال: { يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا } أي: يعطيكم من رزقه، ما تتمتعون به وتنتفعون. { إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى } أي: إلى وقت وفاتكم { وَيُؤْتِ } منكم { كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ } أي: يعطي أهل الإحسان والبر من فضله وبره، ما هو جزاء لإحسانهم، من حصول ما يحبون، ودفع ما يكرهون.{ وَإِنْ تَوَلَّوْا } عن ما دعوتكم إليه، بل أعرضتم عنه، وربما كذبتم به { فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ } وهو يوم القيامة الذي يجمع الله فيه الأولين والآخرين، فيجازيهم بأعمالهم، إن خيرا فخير، وإن شرا فشر
lihat tafsit Ibnu Katsir :
وقوله "وأن استغفروا ربكم ثم توبوا إليه يمتعكم متاعا حسنا إلى أجل مسمى ويؤت كل ذي فضل فضله" أي وآمركم بالاستغفار من الذنوب السالفة والتوبة منها إلى الله عز وجل فيما تستقبلونه وأن تستمروا على ذلك "يمتعكم متاعا حسنا " أي في الدنيا "إلى أجل مسمى ويؤت كل ذي فضل فضله" أي في الدار الآخرة قاله قتادة كقوله "من عمل صالحا من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة" الآية. وقد جاء في الصحيح أن رسول الله صلي الله عليه وسلم قال لسعد "وإنك لن تنفق نفقة تبتغي بها وجه الله إلا أجرت بها حتى ما تجعل في في امرأتك" وقال ابن جرير حدثني المسيب بن شريك عن أبي بكر عن سعيد بن جبير عن ابن مسعود رضي الله عنه في قوله "ويؤت كل ذي فضل فضله" قال من عمل سيئة كتبت عليه سيئة ومن عمل حسنة كتبت له عشر حسنات فإن عوقب بالسيئة التي كان عملها في الدنيا بقيت له عشر حسنات وإن لم يعاقب بها في الدنيا أخذ من الحسنات العشر واحدة وبقيت له تسع حسنات ثم يقول هلك من غلب آحاده على أعشاره وقوله "وإن تولوا فإني أخاف عليكم عذاب يوم كبير" هذا تهديد شديد لمن تولى عن أوامر الله تعالى وكذب رسله فإن العذاب يناله يوم القيامة لا محالة.

Madiun, 16 Dzulqo'dah 1436H / 31 Agustus 2015 M,  11:06 WIB

Ingat sahabat

FAIDAH

أخفى الله القبول :
لتبقى القلوب على وجل
Allah menyembunyikan penerimaan amal
Agar hati selalu dalam kondisi cemas akan amalannya.

وأبقى باب التوبة مفتوحا :
ليبقى الانسان على أمل
Allah membiarkan pintu taubat selalu terbuka
Agar manusia selalu punya harapan

وجعل العبرة بالخواتيم :
لئلا يغتر أحد بالعمل
Allah menjadikan nilai terkait dengan perbuatan terakhir
Agar tidak seorangpun yang tertipu oleh amal perbuatannya.

Jeddah 30 agust 2015

copas wa nurkholid ashhari
madiun,  30 agust 2015, 18:39 WIB

Sabtu, 22 Agustus 2015

Maafkan Aku ❄

بسم اللّٰه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته
saya M. Hasan Asnawi
pengelola blog ini, pemilik akun facebook asnawi.id
pemilik no hp. 085xxxxxxx552
ingin meminta kehalalan,  ingin meminta maaf kepada semua orang yang telah mengenalku atau belum, dan pernah aku sakiti, aku ghibahi, atau aku ambil haknya...
mulai baligh sampai aku mati...
semoga aku tidak akan mengulangi kesalahan lagi...
sekali lagi aku meminta maaf dengan setulus hati...

dan jika ada yang pernah menyakitiku atau mengambil hakku, insyallah aku memaafkan semuanya siapapun dia...

semoga Allah mengampuni dan menyelamatkan kita semua kelak di hari kiamat (amiin)... hari yang sangat sulit...

★☆♥★☆♥◆ ★☆♥★☆♥ ★☆♥★☆♥◆ ★☆♥★☆♥

ada sebuah kaedah yang telah disampaikan para ulama' bahwa :

1. حُقُوْقُ الْآدَمِيِّيْنَ مَبْنِيَّةٌ عَلَى الْمُشَاحَةِ
"Hak-hak sesama anak adam (manusia) dibangun (didasari) atas saling meminta haknya"

2. حُقُوْقُ اللَّٰهِ مَبْنِيَّةٌ عَلَى الْمُسَامَحَةِ
"Hak-hak Allah dibangun diatas pemaafan (ampunan)

★ Singkatnya ""dosa kepada Allah lebih mudah diampuni dari pada dosa(kesalahan) kepada manusia, kecuali kesyirikan karena Allah tidak akan mengampuni jika mati dalam keadaan memikul dosa syirik "

♥ Contoh : Jika seseorang mati dan di dunia pernah tidak sholat  "bisa jadi dengan mudah Allah akan mengampuni dosa orang itu" TAPI jika kita meninggal dan pernah berhutang 1 juta (misalnya) kepada manusia dan tidak dibayar sampai hari kiamat, MAKA di akherat pasti akan ditagih dan harus membayar,  dan di akherat tidak ada uang, emas dan perak, maka orang yang berhutang harus membayar dengan pahalanya (pahala, shalat, zakat dll)... jika tidak punya pahala (untuk membayar), maka dosa orang memberi hutang akan diberikan kepada yang berhutang...

★ Jangan meremehkan semua dosa, baik dosa kepada Allah atau kepada manusia... teruslah menjaga diri mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya... KARENA kita tidak tahu apakah kita diampuni dosa kita atau tidak, dan bisa jadi hak-hak sesama kita banyak yg kita kerjakan ataubkita lupakan... Allahummaghfirlana dzunubana jami'an...

♥ Di akherat tidak akan ada saling memafkan (sesama manusia), semua ingin masuk surga, ingin selamat dari siksa neraka, jadi semua manusia akan diadili semua hak akan diberikan kepada pemiliknya...
dan Allah adalah sebaik-baik pemberi keputusan...

▶Oleh karena itu di dunia ini, yang mana Allah masih memberi kesempatan, aku ingin meminta maaf, ingin meminta kehalalan...

☁Banyak sekali ayat Al Quran dan Hadits Nabi yang mendasari kaidah diatas...

❄Diantara dosa-dosa yang berkaitan dengan hak-hak anak adam (hak sesama manusia)
1. Sengaja tidak bayar hutang
2. Menjatuhkan kehormatan saudaranya (ghibah/ngrasani/menggunjing/membicarakan kejelekan saudaranya, memfitnah, menuduh dll)
3. Tidak memberikan hak seseorang
dst...

faedah kajian ustadz Ahmad Zainuddin Lc. hafidzohullahu ta'ala
asli : Banjarmasin - Kalimantan Selatan
Ponorogo, 8 dzulqo'dah 1436 H

Semoga Allah subhanahu wata'ala menjaga ustadz Ahmad Zainudin dan keluarga, memberikan kebahagiaan di dunia dan di akherat, dan juga memberikan keikhlasan, keistiqomahan dan husnul khotimah.

jazahullahu khoiron atas ilmu yang telah disampaikan...

✎.....Jika seseorang telah berusaha untuk membayar hutang namun ia tetap saja tidak mampu, maka semoga ia diampuni oleh Allah.

Al-Qurthubi rahimahullah berkata:

لكن هذا كله إذا امتنع من أداء الحقوق مع تمكنه منه، وأما إذا لم يجد للخروج من ذلك سبيلاً فالمرجو من كرم الله تعالى إذا صدق في قصده وصحت توبته أن يرضي عنه خصومه

"Akan tetapi hal ini (tidak ada ampunan bagi yang berhutang-pen) seluruhnya jika orang yang berhutang tidak mau menunaikan hak orang lain padahal ia mampu. Adapun orang yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar hutang, maka diharapkan dari karunia dan kedermawanan Allah, jika ia jujur dalam tujuannya (untuk membayar hutang-pen) dan taubatnya telah benar maka Allah akan menjadikan musuhnya (yang memberikan piutang) akan ridho kepadanya" (Dalil Al-Faalihin 2/540)

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ ، وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلاَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ »

Dari Abu Hurairah , ia berkata bahwa Nabi  bersabda:
“Barangsiapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dengan tujuan untuk membayarnya (mengembalikannya), maka Allah  akan tunaikan untuknya.
Dan barangsiapa mengambilnya untuk menghabiskannya (tidak melunasinya, pent), maka Allah  akan membinasakannya”. (HR. Bukhari, II/841 bab man akhodza amwala an-naasi yuridu ada’aha, no. 2257)


قَالَ حُذَيْفَةُ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ « إِنَّ رَجُلاً كَانَ فِيمَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ أَتَاهُ الْمَلَكُ لِيَقْبِضَ رُوحَهُ فَقِيلَ لَهُ هَلْ عَمِلْتَ مِنْ خَيْرٍ قَالَ مَا أَعْلَمُ ، قِيلَ لَهُ انْظُرْ . قَالَ مَا أَعْلَمُ شَيْئًا غَيْرَ أَنِّى كُنْتُ أُبَايِعُ النَّاسَ فِى الدُّنْيَا وَأُجَازِيهِمْ ، فَأُنْظِرُ الْمُوسِرَ ، وَأَتَجَاوَزُ عَنِ الْمُعْسِرِ . فَأَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ »

Dari sahabat Hudzaifah, beliau pernah mendengar Rasulullah bersabda:
“Ada seorang laki-laki yang hidup di zaman sebelum kalian. Lalu datanglah seorang malaikat maut yang akan mencabut rohnya.

Dikatakan kepadanya (oleh malaikat maut):
“Apakah engkau telah berbuat kebaikan?”

Laki-laki itu menjawab: “Aku tidak mengetahuinya.”

Malaikat maut berkata: “ Telitilah kembali apakah engkau telah berbuat kebaikan.”

Dia menjawab: “Aku tidak mengetahui sesuatu pun amalan baik yang telah aku lakukan selain bahwa dahulu aku suka berjual beli barang dengan manusia ketika di dunia dan aku selalu mencukupi kebutuhan mereka. Aku memberi keluasan dalam pembayaran hutang bagi orang yang memiliki kemampuan dan aku membebaskan tanggungan orang yang kesulitan.”

Maka Allah (dengan sebab itu) memasukkannya ke dalam surga.” (HR. Bukhari III/1272 no.3266)

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal:

[1] sombong,
[2] ghulul (khianat), dan
[3] hutang,
maka dia akan masuk surga.”

(HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Berbahagialah Orang yang Berniat Melunasi Hutangnya

Ibnu Majah dalam sunannya membawakan dalam Bab
“Siapa saja yang memiliki hutang dan dia berniat melunasinya.”

Lalu beliau membawakan hadits dari Ummul Mukminin Maimunah.

كَانَتْ تَدَّانُ دَيْنًا فَقَالَ لَهَا بَعْضُ أَهْلِهَا لاَ تَفْعَلِى وَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهَا قَالَتْ بَلَى إِنِّى سَمِعْتُ نَبِيِّى وَخَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدَّانُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ مِنْهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلاَّ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْهُ فِى الدُّنْيَا ».

Dahulu Maimunah ingin berhutang. Lalu di antara kerabatnya ada yang mengatakan, “Jangan kamu lakukan itu!” Sebagian kerabatnya ini mengingkari perbuatan Maimunah tersebut. Lalu Maimunah mengatakan, “Iya. Sesungguhnya aku mendengar Nabi dan kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi hutang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi hutang tersebut di dunia”.

(HR. Ibnu Majah no. 2399. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih kecuali kalimat fid dunya –di dunia-)

Dari hadits ini ada pelajaran yang sangat berharga yaitu boleh saja kita berhutang, namun harus berniat untuk mengembalikannya.

video dg nasehat yang bermanfaat...

http://m.youtube.com/watch?v=pIrN5eUDAmI

Kamis, 20 Agustus 2015

Penikahan ? Perkawinan ?

MENIKAH, BUKAN SEKEDAR CINTA

by : bendri jaisyurrahman
(twitter : @ajobendri)

1. Pernikahan itu bukan sekedar mengenai cinta tapi yg utama adalah komitmen

2. Betapa banyak pernikahan yang rusak karena yang diperbarui hanyalah cinta bukan komitmen

3. Pernikahan akan makin berkah jika komitmen makin menguat meski cinta menurun bahkan lenyap

4. Cinta itu wilayah rasa. Sementara komitmen wilayah logika. Rasa boleh berkurang namun logika harus selalu menguat dalam pernikahan

5. Logika memahami bahwa pernikahan adalah taqdir. Dan menjalaninya dengan syukur dan sabar adalah Ibadah

6. Komitmen kita dalam pernikahan diukur sejauh mana komitmen kita dengan Allah. Sebab akad nikah dan syahadah sama-sama dikenal sebagai
'ikatan yg kokoh'

7. Allah pengikat jiwa antar pasutri. Sehingga rayuan mesra kepada
istri pun tak bisa menjaga keutuhan pernikahan jika hubungan kepada Allah tak dipelihara

8. Penyelesaian utama pada saat konflik pernikahan adalah penyelesaian komitmen bukan cinta. Sebab cinta tak bisa dipaksakan. Tapi komitmen bisa dikuatkan

9. Perbaikan komitmen pernikahan yakni menyadari bahwa akad nikah adalah janji kepada Allah untuk memuliakan istri dan anak. Kelak akan ditagih

10. Bertahan dalam sebuah pernikahan meski tanpa cinta tapi karena komitmen saat akad menunjukkan integritas lelaki sholih

11. Penguatan komitmen pernikahan dimulai dari penguatan syahadah dengan ibadah kepada pemilik hati yakni Allah SWT

12. Sebab pernikahan bukan sekedar pelampiasan cinta dan syahwat. Tapi implementasi dari syahadah yakni ibadah.

13. Pernikahan yg tak ada aktivitas ibadah di dalamnya, lebih tepat
disebut perkawinan. Kambing, kerbau dan sejenisnya juga bisa
melakukannya

14. Itulah kenapa jika sekedar utk 'kawin' maka pernikahan tdk butuh komitmen tapi obat kuat dan minuman suplemen

15. Dalam pernikahan yg tidak didasari komitmen namun mengagungkan cinta maka tampilan fisik itu paling utama.

16. Wajar, rasulullah menjadikan faktor agama sebagai yg utama dalam merencanakan pernikahan. Sebab hanya orang-orang beragama yg siap berkomitmen

17. Maka saat konflik rumah tangga melanda, tak perlu cari seribu satu cara untuk tumbuhkan cinta. Fokuslah kepada penguatan aqidah sebaga fondasi perbaruan komitmen

18. Cinta akan terajak dan makin tumbuh tatkala komitmen makin
menguat. Sebab cinta adalah makhluk Allah yang hadir atas perintah
dariNya

19. Jika ‘terpaksa’ berpisah adalah konsekuensi dari aqidah. Bukan karena cinta yang pupus sudah. Sebab takkan berkumpul dalam sebuah rumah antara ahlul ibadah dan ahlul ma’siyah

20. Semoga rumah tangga kita senantiasa diikat karena Allah bukan atas paras cantik dan sebab kemewahan dunia (bendri jaisyurrahman)

Madiun, 21 agustus 2015, 05.20 WIB
copas dari whatsapp akh wahono

Apa Sumbangsih Diriku ?

💡True story untuk direnungkan :   

Kisah yg benar2 terjadi ;

🌺🌹🌷🌻"APA DAN SIAPA KITA"🍄🌵🌴🌲
                         
Waktu itu saya dalam perjalanan dari Jogya ke Jakarta naik pesawat.

Karena keberangkatan pesawat ditunda 1 jam saya menunggu di kafetaria bandara Adisucipto sekedar minum kopi. Didepan saya duduk seorang ibu sudah agak tua, memakai pakaian Jawa tradisional kain batik dan kebaya, wajahnya tampak tenang dan keibuan.

Sekedar mengisi waktu, saya mengajaknya bercakap-cakap.

🇬🇭"Badhe tindak Jakarta, Bu."
🇮🇩(mau pergi ke jkt, bu?)

🇬🇭"Inggih nak, namung transit ing Cengkareng lajeng dhateng Singapura."
🇮🇩(Iya nak, hanya transit di cengkareng terus ke singapura)

🇬🇭"Menawi kepareng nyuwun pirsa, kagungan perlu menapa ibu tindak Singapura..?"
🇮🇩 (Kalau boleh, mau menanyakan, ada keperluan apa ibu pergi ke singapura?)

🇬🇭"Tuwi anak kula ingkang nomer kalih Nak. Semahipun nglairaken wonten ngrika lajeng kula dipun kintuni tiket lan dipun urusaken paspor langkung Biro Perjalanan. Dados kula kantun pangkat boten sisah repot ngurus menapa-menapa".
🇮🇩(Menengok anak saya yang nomor dua nak, istrinya melahirkan di sana terus saya diberi tiket dan diuruskan paspor melalui biro perjalanan. Jadi saya tinggal berangkat tanpa susah mengurus apa-apa)

🇬🇭"Ingkang putra ngasta wonten pundi Bu.?"
🇮🇩(puteranya kerja dimana, bu?)

🇬🇭"Anak kula menika Insinyur Perminyakan, nyambut damel wonten Perusahaan Minyak Asing, samenika dados Kepala Kantor Cabang Singapura."
🇮🇩(Anak saya ini insinyur perminyakan, kerja di perusahaan minyak asing, sekarang kadi kepala kantor cabang singapura)

🇬🇭"Putra sedaya pinten, Bu.?"
🇮🇩(Berapa anak ibu semuanya?)

🇬🇭"Anak kula sekawan Nak, jaler tiga, estri setunggal. Menika wau anak kula nomer kalih. Ingkang nomer tiga ugi jaler, Dosen Fakultas Ekonomi UGM, samenika saweg mendhet Program Doktor wonten Amerika. Ingkang ragil estri, dados dokter spesialis
Anak, semahipun ugi dokter Ahli Bedah lan dosen wonten Fakultas Kedokteran Airlangga Surabaya."

🇮🇩(Anak saya ada 4 nak, 3 laki2, 1 perempuan. Yang ini  tadi anak nomer 2. Yang nomer 3 juga laki2, dosen fakultas ekonomi ugm, sekarang lagi ambil program doktor di amerika. Yang bungsu perempuan jadi dokter spesialis anak. Suaminya juga dokter, ahli bedah dan dosen di universitas airlangga surabaya)

🇬🇭"Menawi putra mbajeng.?"
🇮🇩(Kalau anak sulung?)

🇬🇭"Piyambakipun tani, Nak. Manggen ing Godean nggarap sabin tilaranipun swargi bapakipun".
🇮🇩(dia petani, nak. Tinggal di godean, menggarap sawah warisan almarhum bapaknya)

🌈Saya tertegun sejenak lalu dengan hati-hati saya bertanya,

🇬🇭"Tentunipun Ibu kecewa kaliyan putra mbajeng nggih Bu. Kok boten sarjana kados rayi-rayinipun."
🇮🇩(Tentunya ibu kecewa kepada anak sulung ya bu. Kok tidak sarjana spt adik-adiknya)

🇬🇭"Babarpisan boten,Nak. Kita sedoyo malah ngurmati piyambakipun. Kanthi hasil saking sawahipun, piyambakipun ngragati gesang kita sakulawarga lan nyekolahaken rayi-rayinipun sedaya ngantos rampung sarjana".
🇮🇩(Sama sekali tidak, nak. Malahan kami sekeluarga semuanya hormat kepada dia. Dari hasil sawahnya dia membiayai hidup kami dan menyekolahkan semua adik-adiknya sampai selesai jadi sarjana)

👂🏻🍃Saya merenung :
Ternyata yang penting bukan *Apa atau Siapa kita*, tetapi apa yang telah kita perbuat.

Allah tidak akan menilai apa dan siapa kita tetapi apa amal-ibadah kita.

😭Tanpa terasa air mata mengalir di pipiku.......

Yaa Tuhan ya Allahku
Tuntunlahْ.......

Madiun, 20 Agustus 2015, 22,08 WIB
copas via whatsapp dari adik ku

Sabtu, 15 Agustus 2015

RIZKI, HARTA bag (2)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Apa Faedah dari Ayat2 Diatas 👆🏻👆🏽👆🏿

1. Diantara kita ada yg kaya (dimudahkan rizkinya) dan ada yg miskin (disempitkan rizkinya), semua itu atas kehendak Allah, dan dengan hikmah Allah yg sangat banyak...

2. Kelapangan rizki, harta dan kekayaan BUKAN lah tanda kebaikan, keberuntungan dan kebahagiaan seseorang, ((lihat kembali kisa qorun dalam surat Al Qashas : 82))

3. Jika kita kaya (dimudahkan rizki kita), maka koreksilah ❗darimana kita mendapatkannya❓kita gunakan untuk apa ❔

4. jika kita dimudahkan rizki kita dari yang halal, kemudian kita juga masih rajin beribadah, shalat, puasa, haji, umroh, zakat, sedekah dll... maka banyaklah bersyukur "alhamdulillah" karena itu adalah karunia Allah kepada kita... perbanyaklah berdzikir "alhamdulillah" dan teruslah menabung untuk akherat kita...

5. Jika kita dimudahkan rizki kita dari yg haram, atau dari yang halal tapi kita bahil dan tdk pernah beribadah maka BERHATI-HATI lah... Cepat atau lambat akan menjadi bumerang, menghancurkan diri sendiri, di dunia atau akherat...

6. jika kita disempitkan rizki kita, jangan berkecil hati 😊 karena BISA JADI itu adalah karena kasih sayang Allah,,,

Ex: jika kita kaya raya,  harta melimpah, rumah megah, kendaraan mewah BISA JADI kita akan sombong,  tidak pernah menginjakkan kaki di masjid... tidak pernah shalat, tidak pernah membaca Al Quran, berdzikir, hadir di majlis ilmu, sedekah dan amal kebaikan lainnya...

7. Bersyukurlah walaupun kita sempit rizkinya tapi kita masih terus bisa menabung untuk akherat kita yang sejatinya adalah kehidupan abadi... kehidupan yang sesungguhnya...

8. tidak perlu iri hati, dengki, hasad ketika melihat kemudahan rizki saudara, tetangga atau teman kita... ucapkanlah "dzalika fadhlullahi yuktiihi man yasyaak"... itulah karunia Allah diberikah kepada siapa yang Allah kehendaki...

9. Harta... Allah berikan kepada orang yang soleh dan yang tidak sholeh, ukuran kebaikan manusia bukan pada hartanya, akan tetapi barangsiapa yang Allah berikan IMAN dan mampu BERAMAL SHALIH maka ialah sebaik-baik manusia

10. Semua sudah Allah tentukan dengan ilmu dan hikmahnya, Allah ta'ala lebih mengetahui keadaan hambanya, maka Allah memberikan apa yang baik dan sesuai untuk hambanya, dengan hikmah dan kehendakNYA....

11. jangan sombong karena harta, jangan meremehkan orang yg dibawah kita, bisa jadi dia hina di dunia tapi mulia di akherat, bisa jadi dia tidak dipandang manusia di bumi tapi namanya harum semerbak di langit dan di isisi sang Maha Pencipta...

12. Mintalah rizki hanya kepada Allah, dan dan berusahalah (bekerja) dengan menempuh sebab (yg halal) seperti yang Allah perintahkan....

🌿💐Tenang dan optimislah 🌱🌴

❄""Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."" (Al Hujurat : 13)
والله أعلم

📚 القرآن الكريم و تفسير السعدي و مجلس العلم

Rizki, Rejeki, Harta

💡Mari Kita Perhatikan ayat-ayat dalam Al Quran 📖

🔦Semoga dengan ini,  hati kita senantiasa diberikan kelapangan, ketenangan dan kebahagiaan dalam masalah harta / rizqi 💰

🔊Allah mengulangi firmanNya dalam surat dan ayat yang berbeda di dalam Al Quran ⛅

📝 Bacalah dengan teliti dan sabar...

Coba Perhatikan 👇🏻👇🏽👇🏿

1⃣ (اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ)
✏Artinya :
Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). [Surat Ar-Rad 26]

2⃣(إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا)
✏Artinya :
Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. [Surat Al-Isra 30]

3⃣(وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ ۖ لَوْلَا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۖ وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ)
✏Artinya :
Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: "Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)". [Surat Al-Qasas 82]

4⃣(اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ)
✏Artinya :
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [Surat Al-Ankaboot 62]

5⃣(أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ)
✏Artinya :
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman. [Surat Ar-Room 37]

6⃣(قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ)
✏Artinya :
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". [Surat Saba 36]

7⃣(قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ)
✏Artinya :
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. [Surat Saba 39]

8⃣(أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ)
✏Artinya :
Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman. [Surat Az-Zumar 52]

9⃣(لَهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ)
✏Artinya :
Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. [Surat Ash-Shura 12]

🔬9 kali Allah subhanahu wata'ala mengulangi...

❓Apa Faedahnya ❔

Bersambung...

Minggu, 02 Agustus 2015

Untuk Mu Jomblo...

UNTUKMU YANG MASIH DALAM KESENDIRIAN ??

Jangan pernah merasa ?sendiri? karena sesungguhnya ALLAH selalu bersamamu..

 DIA sedang mempersiapkan seseorang yang benar-benar tepat untukmu..

 DIA hanya sedang mengawasi PERSIAPANmu dalam menunggu itu..

Jika dirimu SEMAKIN BAIK, maka PASTILAH akan dikirimkan-NYA ..
 Juga seseorang yang BAIK untukmu. begitupun sebaliknya..

? Karena sesungguhnya engkaulah yang sedang mengukir PASANGAN mu..

Itu dalam dirimu. Jika semakin BAIK dan INDAH ukiranmu itu dalam dirimu..

Maka akan semakin BAIK juga hasil yang akan engkau dapatkan kelak..

? Ingatlah,,
 Mungkin saat inipun ada banyak yang sama sepertimu..
 Dalam KESENDIRIAN dan mengisi kesendirannya dengan terus memperbaiki diri.. Memantaskan diri sepertimu. Dan bisa jadi salah satu diantaranya adalah ?Dia? yang tengah ALLAH persiapkan untukmu..

? Jangan pernah berhenti,, meskipun kesendirian itu kadang melelahkanmu..

 Jangan pernah mencoba mengisinya dengan seorang teman yang BELUM halal untukmu, meskipun kadang engkau gelisah dan jenuh tanpa teman berbagi..

? Ingatlah..
 Semakin kuat engkau melawan kesendirianmu..
 Semakin baik engkau memantaskan dirimu..
 Semakin dekat juga ALLAH menuntun hatimu.. kepada pasangan tulang rusukmu.

 Bersabarlah dalam IKHTIARmu,, karena JANJI-NYA adalah sebuah KEPASTIAN-NYA

copas from : whatsapp

Recent Post