*12 Macam Bacaan Istighfar Dan Kapan Disunnahkan Membaca Istighfar*๐
Segala puji bagi Allah Rabbul โalamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma baโdu:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Istighfar memiliki beberapa redaksi yang termaktub di dalam al-Qurโan dan Sunnah. Di antara redaksi istighfar yang disebutkan dalam *al-Qurโan* :
*โก Pertama:*
โุฑุจููููุง ุงุบูููุฑู ููููุง ุฐููููุจูููุง ููุฅูุณูุฑูุงููููุง ููู ุฃูู
ูุฑูููุงุ ููุซูุจููุชู ุฃูููุฏูุงู
ูููุงุ ูุงูุตูุฑูููุง ุนูููู ุงููููููู
ู ุงููููุงููุฑููููโ.
_โRobbanรขghfirlanรข dzunรปbanรข wa isrรดfanรข fรฎ amrinรข, wa tsabbit aqdรขmanรข, wanshurnรข โalal qoumil kรขfirรฎnโ._
*Artinya* : โWahai Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami. Serta tolonglah kami terhadap orang-orang kafirโ.
๐ QS. Ali Imran (3): 147.
*โก Kedua:*
โุฑูุจููููุง ุฅููููููุง ุขู
ููููุง ููุงุบูููุฑู ููููุง ุฐููููุจูููุง ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑูโ.
_โRobbanรข innanรข รขmannรข faghfirlanรข dzunรปbanรข wa qinรข โadzรขbannรขrโ._
*Artinya* : โWahai Rabb kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari siksaan nerakaโ.
๐ QS. Ali Imran (3): 16.
*โก Ketiga:*
โุฑูุจููููุง ุฅููููููุง ุณูู
ูุนูููุง ู
ูููุงุฏูููุง ููููุงุฏูู ูููุฅููู
ูุงูู ุฃููู ุขู
ููููุง ุจูุฑูุจููููู
ู ููุขู
ููููุงุ ุฑูุจููููุง ููุงุบูููุฑู ููููุง ุฐููููุจูููุง ูููููููุฑู ุนููููุง ุณููููุฆูุงุชูููุงุ ููุชููููููููุง ู
ูุนู ุงูุฃุจูุฑูุงุฑูโ.
_โRobbanรข innanรข samiโnรข munรขdiyan yunรขdรฎ lil รฎmรขni an รขminรป birabbikum fa รขmannรข. Robbanรข faghfir lanรข dzunรปbanรข wa kaffir โannรข sayyiโรขtinรข, wa tawaffanรข maโal abrรดrโ._
*Artinya* : โWahai Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), โBerimanlah kalian kepada Rabbmuโ, maka kami pun beriman. Wahai Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbaktiโ.
๐QS. Ali Imran (3): 193.
*โก Keempat:*
โุฑูุจููููุง ุขู
ููููุง ููุงุบูููุฑู ููููุง ููุงุฑูุญูู
ูููุง ููุฃููุชู ุฎูููุฑู ุงูุฑููุงุญูู
ููููโ.
_โRobbanรข รขmannรข faghfir lanรข warhamnรข wa Anta khoirur rรดhimรฎnโ._
*Artinya* : โWahai Rabb kami, sungguh kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaikโ.
๐ QS. Al-Muโminun (23): 109.
*โก Kelima:*
โุฑูุจููููุง ุฃูุชูู
ูู
ู ููููุง ูููุฑูููุง ููุงุบูููุฑู ููููุงุ ุฅูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏููุฑูโ.
_โRobbanรข atmim lanรข nรปronรข waghfirlanรข, innaka โalรข kulli syaiโin qodรฎrโ._
*Artinya* : โWahai Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatuโ.
๐QS. At-Tahrim (66): 8.
๐ Berikut ini beberapa redaksi istighfar yang disebutkan dalam *Hadits* ;
*โก Keenam:*
โุงููููููู
ูู ุฃูููุชู ุฑูุจููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุฃูููุชู ุฎูููููุชููููุ ููุฃูููุง ุนูุจูุฏูููุ ููุฃูููุง ุนูููู ุนูููุฏููู ููููุนูุฏููู ู
ูุง ุงุณูุชูุทูุนูุชู. ุฃูุนููุฐู ุจููู ู
ููู ุดูุฑูู ู
ูุง ุตูููุนูุชูุ ุฃูุจููุกู ูููู ุจูููุนูู
ูุชููู ุนูููููู ููุฃูุจููุกู ูููู ุจูุฐูููุจููุ ููุงุบูููุฑู ููู ููุฅูููููู ููุง ููุบูููุฑู ุงูุฐูููููุจู ุฅููููุง ุฃูููุชูโ
_โALLรHUMMA ANTA RABBร Lร ILรHA ILLร ANTA KHOLAQTANร, WA ANA โABDUKA, WA ANA โALร โAHDIKA WA WAโDIKA MASTATHOโTU. AโรDZU BIKA MIN SYARRI Mร SHONAโTU, ABร`U LAKA BINIโMATIKA โALAYYA WA ABร`U BIDZANBร, FAGHFIRLร FA INNAHU Lร YAGHFIRUDZ DZUNรBA ILLร ANTAโ_
(Ya Allรขh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).
*Ini merupakan redaksi istighfar yang paling istimewa,* biasa diistilahkan dengan Sayyidul Istighfar. Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam menjelaskan keutamaannya, *โBarangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore; maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi; maka ia termasuk penghuni surgaโ.*
๐ HR. Bukhari dari Syaddad bin Aus radhiyallahuโanhu.
*โก Ketujuh:*
โุงููููููู
ูู ุฅููููู ุธูููู
ูุชู ููููุณูู ุธูููู
ูุง ููุซููุฑูุง ููููุง ููุบูููุฑู ุงูุฐูููููุจู ุฅููููุง ุฃูููุชูุ ููุงุบูููุฑู ููู ู
ูุบูููุฑูุฉู ู
ููู ุนูููุฏููู ููุงุฑูุญูู
ููููุ ุฅููููู ุฃูููุชู ุงููุบููููุฑู ุงูุฑููุญููู
ูโ.
_โALLรHUMMA INNร DZOLAMTU NAFSร DZULMAN KATSรRON, WA Lร YAGHFIRUDZ DZUNรBA ILLร ANTA FAGHFIRLร MAGHFIROTAN MIN โINDIKA WARHAMNร, INNAKA ANTAL GHOFรRUR ROHรMโ_
(Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menzalimi diriku sendiri dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa melainkan hanya Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari-Mu dan sayangilah aku. Sesungguhnya Engkau Mahapengampun lagi Mahapenyayang).
Redaksi di atas diajarkan oleh Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam kepada *Abu Bakr* radhiyallahu โanhu saat beliau meminta diajari doa untuk dibaca di dalam shalatnya.
๐HR. Bukhari dan Muslim.
*โก Kedelapan:*
ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููููู ุงููุนูุธููู
ู ุงูููุฐูู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ูููู ุงููุญูููู ุงููููููููู
ู ุ ููุฃูุชููุจู ุฅููููููู
_โASTAGHFIRULLรHAL โADZรM ALLADZร Lร ILรHA ILLร HUWAL HAYYUL QOYYรM WA ATรBU ILAIHIโ._
(Aku memohon ampunan kepada Allah yang Mahaagung. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Mahahidup dan Maha berdiri sendiri).
Barang siapa mengucapkannya, niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun ia lari dari medan pertempuran.
๐HR. Al-Hakim dan dinilai sahih oleh beliau juga al-Albany.
*โก Kesembilan:*
โุงููููููู
ูู ุงุบูููุฑู ููููุง ููุงุฑูุญูู
ูููุง ููุชูุจู ุนูููููููุง ุฅูููููู ุฃูููุชู ุงูุชูููููุงุจู ุงูุฑููุญูููู
ูโ
_โALLรHUMMAGH FIRLANร WAR HAMNร WA TUB โALAINร, INNAKA ANTAT TAWWรBUR ROHรMโ_
(Ya Allรขh, ampunilah kami dan sayangilah kami, serta terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).
๐HR. An-Nasaโiy dalam al-Kubra.
*โก Kesepuluh:*
โุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ููุฃูุชููุจู ุฅูููููููโ
_โASTAGHFIRULLรH WA ATรBU ILAIHโ._
(Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya).
๐Dalam HR. Bukhari, Abu Hurairah radhiyallahuโanhu menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu โalaihiwasallam dalam sehari membacanya lebih dari tujuhpuluh kali.
*โก Kesebelas:*
โุฑูุจูู ุงุบูููุฑู ููู ููุชูุจู ุนูููููู ุฅูููููู ุฃูููุชู ุงูุชูููููุงุจู ุงูุฑููุญููู
ูโ
_โROBBIGHFIRLร WA TUB โALAYYA INNAKA ANTAT TAWWรBUR ROHรMโ_
(Ya Rabbi ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang).
๐Dalam HR. Abu Dawud yang dinilai sahih oleh al-Albany, Ibn Umar radhiyallahuโanhuma menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam sering membaca istighfar di atas dalam sekali duduk sebanyak seratus kali.
Dalam berbagai redaksi di atas, istighfar digandengkan dengan permohonan taubat. Ibn al-Qayyim dalam Madรขrij as-Sรขlikรฎn menjelaskan bahwa jika istighfar disebutkan secara bersamaan dengan taubat, maka yang dimaksud dari istighfar adalah meminta perlindungan dari keburukan dosa yang telah terjadi. Sedangkan taubat adalah kembali dan meminta perlindungan dari keburukan yang dikhawatirkan terjadi di masa yang akan datang, berupa kejelekan amal yang dia perbuat. Maka istighfar adalah menghilangkan keburukan, sedangkan taubat adalah meminta adanya manfaat (kebaikan). Ampunan akan melindungi diri kita dari keburukan dosa yang telah terjadi. Adapun taubat, setelah adanya perlindungan tersebut, maka terwujudlah apa yang dia cintai atau dia harapkan berupa maslahat atau kebaikan.
*โก Keduabelas:*
โุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงููููโ
_โASTAGHFIRULLรHโ._
(Aku memohon ampun kepada Allah).
Redaksi di atas dibaca antara lain setiap selesai shalat fardhu, sebanyak tiga kali. Sebagaimana dalam
๐HR. Muslim dari Tsauban radhiyallahuโanhu.
*โก Pahala Istighfar*
โ
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda ,
๏ปญู๏บ๏ปูู๏บฌู๏ปฏ ๏ปงู๏ปู๏บดู๏ปฐ ๏บู๏ปดู๏บชู๏ปฉู ๏ปู๏ปฎู ๏ปู๏ปขู ๏บู๏บฌู๏ปงู๏บู๏ปฎ๏บ ๏ปู๏บฌู๏ปซู๏บู ๏บ๏ป๏ป ูู๏ปชู ๏บู๏ปู๏ปขู ๏ปญู๏ปู๏บ ู๏บ๏บู ๏บู๏ปู๏ปฎู๏ปกู ๏ปณู๏บฌู๏ปงู๏บู๏ปฎ๏ปฅู๏ปู๏ปดู๏บดู๏บู๏ปู๏ปู๏บฎู๏ปญ๏ปฅู ๏บ๏ป๏ป ูู๏ปชู ๏ปู๏ปดู๏ปู๏ปู๏บฎู ๏ปู๏ปฌู๏ปขู
โ Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian tidak pernah berbuat dosa, niscaya Allah akan mengganti kalian dengan mendatangkan suatu kaum yang kemudian kaum tersebut berbuat dosa, kemudian mereka meminta ampun kepada Allah, dan Allah akan mengampuni merekaโ
๐ (HR. Muslim)
*โกKapan Disunnahkan Membaca Istighfar*
Sejatinya seorang hamba disyariatkan untuk memperbanyak istighfar kapan saja.
*Al-Hasan al-Bashry* menjelaskan, โPerbanyaklah istighfar di rumah kalian, di meja makan kalian, di jalan-jalan kalian, di pasar dan di majlis-majlis kalian. Sungguh kalian itu tidak tahu kapankah ampunan Allah turunโ.
Jadi, istighfar itu disyariatkan untuk dibaca kapan pun. Hanya saja hukumnya menjadi wajib saat kita melakukan perbuatan dosa. Dan hukumnya sunnah setelah kita selesai melakukan amal salih. Fungsinya adalah untuk menyempurnakan berbagai kekurangan yang ada di dalamnya.
*Namun di sana ada beberapa momen yang mendapatkan penekanan khusus untuk kita baca di dalamnya istighfar.* Antara lain:
*โก Pertama: Setelah berwudhu*
Selain doa yang sudah makruf, kita juga disunnahkan untuk membaca doa yang termaktub dalam hadits berikut ini:
โู
ููู ุชูููุถููุฃู ููููุงูู: ุณูุจูุญูุงูููู ุงูููููู
ูู ููุจูุญูู
ูุฏููู ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅูููู ุฅููุงูู ุฃูููุชู ุฃูุณูุชูุบูููุฑููู ููุฃูุชูููุจู ุฅูููููููุ ููุชูุจู ููู ุฑูููู ุซูู
ูู ุทูุจูุนู ุจูุทูุงุจูุนู ููููู
ู ููููุณูุฑู ุฅูููู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉูโ.
โBarangsiapa berwudhu lalu ia mengucapkan, โSubhรขnakallรขhumma wa bihamdika asyhadu allรข ilรขha illรข Anta, astaghfiruka wa atรปbu ilaikโ; niscaya *akan ditulis di suatu lembaran lalu distempel dan tidak akan dihapus hingga hari kiamatโ.*
๐HR. An-Nasaโi dalam โAmal al-Yaum wa al-Lailah dan al-Hakim. Hadits ini dinilai sahih oleh al-Albany.
*โก Kedua: Setelah shalat*
ุนููู ุซูููุจูุงูู -ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู- ููุงูู: ููุงูู ุฑูุณููููู ุงูููู ุฅูุฐูุง ุงููุตูุฑููู ู
ููู ุตููุงูุชููู ุงุณูุชูุบูููุฑู ุซููุงูุซูุงุ ููููุงูู: โุงูููููู
ูู ุฃูููุชู ุงูุณูููุงูู
ูุ ููู
ููููู ุงูุณูููุงูู
ูุ ุชูุจูุงุฑูููุชู ููุง ุฐูุง ุงููุฌูููุงูู ููุงููุฅูููุฑูุงู
ูโุ ูุงููู ุงููููููููุฏู: ููููููุชู ููููุฃูููุฒูุงุนูู: ููููููุ ููุงูู: ุชููููููู:โุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงููููุ ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงููููโ.
Dari Tsauban radhiyallahuโanhu bahwasanya Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam bila selesai shalat beliau beristighfar tiga kali, lalu membaca, โAllรดhumma Antas salรขm wa minkas salรขm, tabรขrokta yรข Dzal jalรขli wal ikrรดmโ. Al-Walid (salah satu perawi hadits) bertanya kepada al-Auzaโi, โBagaimanakah cara istighfarnya?โ. Beliau menjawab, โUcapkanlah astaghfirullah, astaghfirullahโ.
๐HR. Muslim.
*โก Ketiga: Setelah selesai wukuf di Arafah*
โ
Allah taโala berfirman,
โุซูู
ูู ุฃููููุถููุง ู
ููู ุญูููุซู ุฃูููุงุถู ุงููููุงุณู ููุงุณูุชูุบูููุฑููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุบููููุฑู ุฑูุญููู
ูโ
Artinya: โKemudian berangkatlah kalian meninggalkan Arafah sebagaimana orang lain berangkat meninggalkannya dan beristighfarlah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayangโ.
๐ QS. Al-Baqarah (2): 199.
*โก Keempat: Di waktu sahur*
Ini adalah salah satu waktu yang amat dianjurkan bagi kita untuk memperbanyak bacaan istighfar. Allah taโala menjelaskan salah satu sifat kaum mukminin, โDi waktu sahur mereka memohon ampunan (kepada Allah)โ.
๐QS. Adz-Dzariyat (51): 18.
Waktu sahur menurut sebagian ulama adalah akhir malam menjelang waktu subuh. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa waktu sahur dimulai dari sepertiga malam terakhir hingga terbitnya fajar. Nabi shallallahuโalaihiwasallam bersabda,
โููููุฒููู ุฑูุจูููุงู -ุชูุจูุงุฑููู ููุชูุนูุงููู- ููููู ููููููุฉู ุฅูููู ุณูู
ูุงุกู ุงูุฏููููููุงุ ุญููููู ููุจูููู ุซูููุซู ุงูููููููู ุงููุฃูุฎูููุฑูุ ูููููููููู: โู
ููู ููุฏูุนูููููู ููุฃูุณูุชูุฌูููุจู ููููุ ู
ููู ููุณูุฃูููููู ููุฃูุนูุทูููููุ ู
ููู ููุณูุชูุบูููุฑูููู ููุฃูุบูููุฑ ููููุโ.
โAllah tabaraka wa taโala turun ke langit dunia setiap malam saat tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman, โAdakah yang berdoa pada-Ku; niscaya akan Kukabulkan? Adakah yang meminta pada-Ku; niscaya akan Kuberi? Adakah yang beristighfar pada-Ku, niscaya akan Kuampuni?โ.
๐HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahuโanhu.
*โก Kelima: Di akhir majlis*
โ
Nabi shallallahuโalaihiwasallam menerangkan,
โู
ููู ุฌูููุณู ููู ู
ูุฌูููุณู ููููุซูุฑู ููููู ููุบูุทููู ููููุงูู ููุจููู ุฃููู ูููููู
ู ู
ููู ู
ูุฌูููุณููู ุฐููููู: โุณูุจูุญูุงูููู ุงููููููู
ูู ููุจูุญูู
ูุฏูููุ ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุฃูููุชู ุฃูุณูุชูุบูููุฑููู ููุฃูุชููุจู ุฅูููููููโุ ุฅููุงูู ุบูููุฑู ูููู ู
ูุง ููุงูู ููู ู
ูุฌูููุณููู ุฐูููููโ.
โBarang siapa duduk di suatu majlis dan di dalamnya banyak hal-hal yang tidak bermanfaat, lalu sebelum meninggalkan majlis tersebut ia membaca โSubhรขnakallรขhumma wa bihamdika, asyhadu allรข ilรขha illรข anta astaghfiruka wa atรปbu ilaikโ (Maha suci Engkau ya Allah dan pujian hanya untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali hanya Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat pada-Mu); niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang ada di majlis tersebutโ.
๐HR. Tirmidzy dari Abu Hurairah radhiyallahuโanhu dan dinilai sahih oleh al-Albany.
Doa ini bukan hanya disunnahkan untuk dibaca di majlis yang banyak kenegatifannya saja, namun di majlis kebajikan, seperti pengajian pun, disunnahkan untuk membacanya. Dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam,
โู
ููู ููุงูู: โุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ููุจูุญูู
ูุฏูููุ ุณูุจูุญูุงูููู ุงููููููู
ูู ููุจูุญูู
ูุฏูููุ ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุฃูููุชู ุฃูุณูุชูุบูููุฑููู ููุฃูุชููุจู ุฅูููููููโุ ููููุงููููุง ููู ู
ูุฌูููุณู ุฐูููุฑู ููุงููุชู ููุงูุทููุงุจูุนู ููุทูุจูุนู ุนูููููููุ ููู
ููู ููุงููููุง ููู ู
ูุฌูููุณู ููุบููู ููุงููุชู ูููููุงุฑูุฉู ููููโ.
โBarang siapa mengucapkan _โSubhรขnallah wa bihamdih, subhรขnakallรขhumma wa bihamdika, asyhadu allรข ilรขha illรข anta astaghfiruka wa atรปbu ilaikโ_
(Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya. Maha suci Engkau ya Allah dan pujian hanya untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali hanya Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat pada-Mu),
*bila ia mengucapkannya di majlis dzikir niscaya kalimat tersebut akan menjadi stempel majlis tersebut. Bila ia mengucapkannya di majlis yang tak berguna; niscaya kalimat tersebut akan menghapuskan dosa-dosaโ.*
๐ HR. Al-Hakim dari Jubair bin Muthโim dan dinilai sahih oleh al-Hakim juga al-Albany.
*โก Keenam: Di akhir hidup menjelang wafat*
Dalam Madarij as-Sรขlikรฎn, *Imam Ibn al-Qayyim* menjelaskan,
โTaubat adalah penutup hidup orang-orang yang mengenal Allah. Sebagaimana istighfar diperlukan di awal, ia juga diperlukan di akhir. Malah kebutuhan terhadap istighfar di akhir lebih tinggi dibandingkan di awal. Bahkan ia merupakan kebutuhan mendesak di akhir hidup. Perhatikan apa perintah Allah kepada Rasul-Nya shallallahuโalaihiwasallam di akhir-akhir hidup beliau. Lalu lihatlah bagaimana beliau di akhir hidupnya semakin memperbanyak istighfarโ.
โ
*Allah* taโala berfirman,
โููุณูุจููุญู ุจูุญูู
ูุฏู ุฑูุจูููู ููุงุณูุชูุบูููุฑููู ุฅูููููู ููุงูู ุชููููุงุจูุงโ
Artinya: โMaka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh Dia Maha Penerima tobatโ.
๐ QS. An-Nashr (110): 3.
Ayat di atas merupakan penutup surat an-Nashr. Sebuah surat yang berisikan pemberitaan mengenai kemenangan kaum muslimin atas musuh-musuhnya. Ayat terakhirnya berisi perintah untuk memperbanyak tasbih, tahmid dan istighfar. Hikmahnya antara lain: peringatan bahwa manakala datang pertolongan besar Allah, penaklukan kota Mekah dan berbondong-bondongnya umat manusia untuk masuk Islam, maka itu pertanda bahwa ajal Nabi shallallahuโalaihiwasallam telah dekat. Yang tersisa adalah memperbanyak kalimat-kalimat mulia tersebut di atas; tasbih, tahmid dan istighfar.[1]
Jadi, surat ini merupakan isyarat akan semakin dekatnya ajal beliau. Penaklukan kota Mekah terjadi di bulan Ramadhan tahun 8 H, sedangkan beliau shallallahuโalaihi wasallam wafat pada bulan Rabiโul Awwal tahun 10 H.[2]
Perintah Allah taโala kepada Rasul-Nya shallallahuโalaihiwasallam untuk memperbanyak istighfar dalam waktu itu, merupakan pertanda bahwa kehidupannya akan berakhir. Maka hendaklah beliau bersiap untuk menemui Rabbnya serta menutup umurnya dengan amalan yang paling mulia, yakni tasbih, tahmid dan istighfar.[3]
Makanya setelah turunnya surat ini, Nabi shallallahuโalaihiwasallam semakin memperbanyak membaca tasbih, tahmid dan istighfar.[4]
โ
Aisyah radhiyallahuโanha bercerita, โRasulullah shallallahuโalaihiwasallam memperbanyak membaca di rukuโ dan sujud beliau
_โSubhรขnakallรดhumma robbanรข wa bihamdika allohummaghfirlรฎ_
(Maha suci Engkau ya Allah Rabb kami dan segala pujian untuk-Mu. Ya Allah ampunilah aku)โ. Beliau mengamalkan perintah al-Qurโanโ.
๐HR. Bukhari dan Muslim.
โ
Beliau juga menuturkan,
โุณูู
ูุนูุชู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุฃูุตูุบูููุชู ุฅููููููู ููุจููู ุฃููู ููู
ูููุชู -ูููููู ู
ูุณูููุฏู ุฅูููููู ุธูููุฑููู- ูููููููู: โุงูููููู
ูู ุงุบูููุฑู ููู ููุงุฑูุญูู
ููููุ ููุฃูููุญูููููู ุจูุงูุฑูููููููู ุงููุฃูุนููููโ.
โAku mendengar Nabi shallallahuโalaihiwasallam dan memperhatikan beliau sebelum wafatnya sambil menyandarkan pundaknya ke tubuhku, beliau mengucapkan, โYa Allah ampunilah aku, rahmatilah aku dan pertemukan aku dengan para nabi dan rasul di atas sanaโ.
๐HR. Bukhari dan Muslim.
โ๐ผDiterjemahkan secara bebas oleh Abdullah Zaen, Lc., MA dari http://www.alukah.net/sharia/0/30335/ dengan beberapa tambahan.
[1] Lihat: Tafsรฎr Juz โAmma (hal. 340-341).
[2] Tafsรฎr al-Jalรขlain (hal. 614).
[3] Baca: Tafsรฎr Sรปrah an-Nashr (hal. 75, 90-91) dan Tafsรฎr as-Saโdy (hal. 866).
[4] Tafsรฎr Sรปrah an-Nashr (hal. 86)
โขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโข
*Dikutip dari :*
https://www.google.com/amp/s/assunahsalafushshalih.wordpress.com/2019/03/25/12-macam-bacaan-istighfar-dan-kapan-disunnahkan-membaca-istighfar/amp/
0 komentar:
Posting Komentar